You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin SDA Jakut Siapkan Solusi Atasi Rembesan Air di Muara Baru
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

SDA Jakut Siapkan Solusi Atasi Rembesan Air di Muara Baru

Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara bergerak cepat menindaklanjuti temuan rembesan air di badan Jalan Muara Baru Ujung, tepatnya di depan Gedung Pompa Pluit, Kelurahan Penjaringan. 

Buatkan alur agar air rembesan langsung mengalir ke saluran drainase

Kepala Sudin SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi mengatakan, hasil survei lapangan menunjukkan rembesan air terjadi akibat tingginya tekanan air laut yang diperparah penurunan muka tanah (land subsidence). 

Kondisi tersebut, menurut Suwandi, menyebabkan permukaan daratan di kawasan itu berada lebih rendah dibandingkan permukaan laut.

Sudin SDA Perkuat Tanggul Pantai di Pulau Lancang

“Selain itu, kami juga menemukan adanya penyalahgunaan tanggul NCICD yang dijadikan tempat tambatan kapal nelayan secara ilegal. Aktivitas tersebut menambah beban pada konstruksi tanggul sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan,” ujarnya, Kamis (6/8). 

Ia mengungkapkan, rembesan diduga berasal dari infiltrasi air laut yang masuk melalui celah pada tanggul. 

Kondisi itu diperparah juga oleh tingginya intensitas kendaraan bertonase besar, seperti truk, yang setiap hari melintas di atas jalur pipa pompa utama sehingga memengaruhi kekuatan konstruksi jalan.

Menurutnya, upaya penyuntikan semen (grouting) sebelumnya telah dilakukan, namun belum memberikan hasil optimal karena air terus mencari celah baru untuk keluar.

"Untuk mencegah kerusakan yang lebih luas, kami telah mengusulkan sejumlah langkah preventif melalui koordinasi lintas instansi bersama kementerian terkait, Dinas SDA, Bina Marga, KPKP, dan Dinas Perhubungan," ucapnya. 

Suwandi merinci adapun langkah yang diusulkan meliputi pembatasan tonase kendaraan yang melintas di depan Gedung Pompa Pluit, penertiban penggunaan tanggul NCICD sebagai tempat tambatan kapal, serta perbaikan permanen terhadap titik-titik kebocoran pada tanggul.

Sebagai penanganan sementara, petugas akan membuat alur kecil di lokasi rembesan agar air langsung mengalir ke saluran drainase sehingga tidak menggenangi badan jalan.

“Kami buatkan alur agar air rembesan langsung mengalir ke saluran drainase. Dengan begitu, air tidak lagi menggenangi badan jalan sehingga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga,” katanya.

Suwandi menambahkan, penanganan rembesan air di kawasan tersebut membutuhkan dukungan dan komitmen seluruh pemangku kepentingan karena penyebabnya cukup kompleks, mulai dari faktor alam hingga aktivitas manusia.

Ia juga mengimbau seluruh pihak, termasuk masyarakat dan nelayan, untuk ikut menjaga fungsi tanggul dengan semestinya. 

“Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan agar tanggul tetap berfungsi optimal sebagai pelindung kawasan pesisir. Dengan begitu, risiko kerusakan dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12845 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1502 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1490 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1444 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1125 personBudhi Firmansyah Surapati